Konata Izumi Dancing かぼちゃ!!

Wednesday, 24 July 2019

alat-alat instalasi listrik 2 - Tugas Prakarya Labu

Alat-Alat Instalasi Listrik

Fungsi Instalasi Listrik yaitu untuk mempermudah pemasangan pada insalasi listrik ,komponennya seperti : Sakelar listrik, stop kontak, tusuk kontak, Lampu pijar, Lampu tabung fluoresen atau TL, Fuse/sekering, Fitting atau dudukan lampu serta Pipa listrik.

Peralatan instalasi listrik adalah alat-alat yang dipergunakan dalam pemasangan instalasi listrik oleh para instalator agar pemasangan menjadi baik, rapih dan menjamin keselamatan baik pada pekerja maupun pada Konsumen Listrik.
Baiklah, paragraf diatas hanya sekedar gambaran situasi. Nah, sekarang kita coba bahas satu persatu peralatan instalasi listrik yang utama dan umum terpasang di perumahan.

Bargainser (“Meteran Listrik”)
Fungsi-fungsi dari bargainser (meterean Listrik) adalah :

https://mataalam09.blogspot.com
  1. Pembatas daya yang digunakan oleh pelanggan (sesuai dengan kontrak pemasangan)
  2. Mencatat daya yang dipakai oleh konsumen. Karena itu ada yang menyebutnya “kWh Meter” atau “Meteran Listrik” (kWh : kilowatt hour
  3. Saklar utama pemutus aliran listrik bila terjadi kelebihan pemakaian daya oleh pelanggan, adanya gangguan hubung singkat dalam instalasi listrik rumah pelanggan atau sengaja dimatikan untuk keperluan perbaikan instalasi listrik rumah.

Pengaman Listrik (“Sekering” atau “Panel Hubung Bagi”)
Fungsi utamanya adalah mengamankan instalasi bila terjadi masalah seperti hubung singkat di peralatan listrik dengan cara memutus arus listriknya.
Dalam bagian pengaman listrik ini, instalasi listrik rumah dibagi dalam kelompok atau grup (kadang disebut juga dengan istilah Panel Hubung Bagi). Tujuan paling utama adalahtentu saja faktor keamanan. Apabila ada masalah pada suatu peralatan listrik, misal hubung singkat, maka tidak keseluruhan aliran listrik ke rumah akan terputus. Dan akan lebih mudah mencari bagian dari instalasi listrik tersebut yang bermasalah. Syaratnya tentu saja pemilik rumah harus tahu pembagian grup ini.
Pembagian grup dalam suatu instalasi listrik rumah, dalam hal ini adalah yang paling umum, biasanya per area, misalnya :

https://mataalam09.blogspot.com
  1. Antara bagian depan dan bagian belakang rumah.
  2. Antara sayap kiri atau sayap kanan rumah
  3.  Untuk rumah 2 lantai, bisa dibagi per lantai
  4.  berbagai macam beban listrik, seperti pompa air, lampu, stop kontak, AC dan lain-lain.

Saklar Lampu
Saklar adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk memutuskan dan menghubungkan aliran listrik. Jadi saklar pada dasarnya adalah suatu alat yang dapat atau berfungsi menghubungkan atau pemutus aliran listrik (arus listrik) baik itu pada jaringan arus listrik kuat maupun pada jaringan arus listrik lemah.
Berdasarkan besarnya tegangan, sakelar dapat dibedakan menjadi:
  •  Sakelar bertegangan rendah.
  • Sakelar tegangan menengah.
  • Sakelar tegangan tinggi serta sangat tinggi
    https://mataalam09.blogspot.com
Sedangkan berdasarkan tempat dan pemasangannya, sakelar dapat dibedakan menjadi :
  • Sakelar in-bow, sakelar yang ditanam didalam tembok.
  • Sakelar out-bow, sakelar yang dipasang pada permukaan tembok.
Jenis sakelar berikutnya dapat dibedakan berdasarkan fungsinya, yaitu:

Sakelar on-off, merupakan sakelar yang bekerja menghubungkan arus listrik jika tombolnya ditekan pada posisi on. Untuk memutuskan hubungan arus listrik, tombol sakelar harus ditekan pada posisi off. Sakelar jenis ini biasanya digunakan untuk sakelar lampu.
Sakelar push-on, merupakan sakelar yang menghubungkan arus listrik jika tombolnya ditekan pada posisi on dan akan secara otomatis memutus arus listrik, ketika tombolnya dilepas dan kembali ke posisi off dengan sendirinya. Biasanya sakelar jenis ini digunakan untuk sakelar bel rumah.

Berdasarkan jenis per-unitnya, sakelar dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
  • Sakelar tunggal, merupakan sakelar yang hanya mempunyai satu buah kanal input yang terhubung dengan sumber listrik, serta kanal output yang terhubung dengan beban listrik/alat listrik yang digunakan.
  • Sakelar majemuk, merupakan sakelar yang memiliki satu buah kanal input yang terhubung dengan sumber listrik, namun memiliki banyak kanal output yang terhubung dengan beberapa beban/alat listrik yang digunakan. Jumlah kanal output tergantung dari jumlah tombol pada sakelar tersebut.

Stop Kontak
Stop kontak merupakan material instalasi listrik yang berfungsi sebagai muara penghubung antara arus listrik dengan peralatan listrik. Di bawah ini adalah gambar stop kontak out bow yang dipasang di luar tebok (tidak ditanam di dalam tembok) dan memiliki beberapa colokan sehingga sering disebut terminal.
Berdasarkan bentuk serta fungsinya, stop kontak dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
https://mataalam09.blogspot.com

  • Stop kontak kecil, merupakan stop kontak dengan dua lubang (kanal) yang berfungsi untuk menyalurkan listrik pada daya rendah ke alat-alat listrik melalui steker yang juga berjenis kecil.
  • Stop kontak besar, juga nerupakan stop kontak dengan dua kanal AC yang dilengkapi dengan lempeng logam pada sisi atas dan bawah kanal AC yang berfungsi sebagai ground.sakelar jenis ini biasanya digunakan untuk daya yang lebih besar.

Sedangkan berdasarkan tempat pemasangannya. Dikenal dua jenis stop kontak, yaitu:
  • Stop kontak in bow, merupakan stop kontak yang dipasang didalam tembok.
  • Stop kontak out bow, yang dipasang diluar tembok atau hanya diletakkan dipermukaan tembok pada saat berfungsi sebagai stop kontak portable.

Steker
Berdasarkan fungsi dan bentuknya, steker juga memliki dua jenis, yaitu:

https://mataalam09.blogspot.com

  • Steker kecil, merupakan steker yang digunakan untuk menyambung alat-alat listrik berdaya rendah, misalnya lampu atau radio kecil, dengan sumber listrik atau stop kontak.
  • Steker besar, merupakan steker yang digunakan untuk alat-alat listrik yang berdaya besar, misalnya lemari es, microwave, mesin cuci dan lainnya, dengan sumber listrik atau stop kontak. Steker jenis ini dilengkapi dengan lempeng logam untuk kanal ground yang berfungsi sebagai pengaman.

Kabel
Kabel listrik merupakan komponen listrik yang berfungsi untuk menghantarkan energi listrik ke sumber-sumber beban listrik atau alat-alat listrik.
Untuk instalasi listrik rumah tinggal, kabel yang digunakan biasanya berjenis sebagai berikut:
  • NYA, kabel jenis ini merupakan kabel listrik yang berisolasi PVC dan berintikan/berisi satu kawat. Jenisnya adalah kabel udara atau tidak ditanam dalam tanah. Kabel listrik ini biasanya berwarna merah, hitam, kuning atau biru. Isolasi kawat penghantarnya hanya satu lapis, sehingga tidak cukup kuat terhadap gesekan, gencetan/tekanan atau gigitan binatang seperti tikus. Karena kelemahan pada isolasinya tersebut maka dalam pemasangannya diperlukan pelapis luar dengan menggunakan pipa conduit dari PVC atau besi.
  • NYM, merupakan kabel listrik yang berisolasi PVC dan berintikan kawat lebih dari satu, ada yang 2, 3 atau 4. Jenis kabel udara dengan warna isolasi luar biasanya putih dan warna isolasi bagian dalam beragam, karena isolasi yang rangkap inilah maka kabel listrik NYM ini relative lebih kuat terhadap gesekan atau gencetan/tekanan.
  • NYY, kabel listrik jenis ini merupakan kabel berisolasi PVC, berintikan 2, 3 atau 4 dengan warna isolasi luarnya hitam. Jenis kabel tanah, sehingga tahan terhadap air dan gencetan atau tekanan.
  • NYMHYO, kabel jenis ini merupakan kabel serabut dengan dua buah inti yang terdiri dari dua warna. Kabel jenis ini biasa digunakan pada loudspeaker, sound sistem, lampu-lampu berdaya kecil sampai sedang

Alat-alat dan bahan yang umum dalam pembuatan instalasi listrik rumah tinggal.
  • Penghantar / kabel.
  • Pipa PVC untuk pengkabelan yang di tanam di dalam tembok dengan ukuran standart.
  • Kotak cabang (T-Dos / Cross-Dos).
  • L-bo untuk tikungan pada pipa.
  • Klem pipa.
  • Sekrup ukuran yang sama dengan klem pipa.
  • Saklar (sakelar tunggal, sakelar ganda, sakelar seri, sakelar tukar/sakelar hotel dsb) apa yang diperlukan.
  • Stop kontak
  •  Lampu (tergantung lampu apa yang perlu digunakan).
  •  Kotak Hubung Bagi (digunakan jika instalasi lebih dari 12 titik).
  • Sekring / MCB.
  • Obeng + dan obeng 
  • Tang kombinasi, tang potong, tang cucut dsb.
  • Palu.
  • Testpen

Wednesday, 17 July 2019

Jenis pengaman listrik - Tugas Prakrya Labu

2 jenis pengaman listrik :

1. Pengaman lebur biasa / sekering : memutuskan rangkaian listrik dengan meleburkan kawat pada suatu tabung jika kawat tersebut dialiri arus listrik dengan ukuran tertentu.


2. Pengaman listrik thermos / MCB : memutuskan rangkaian listrik berdasarkan panas.


Berbagai Jenis lain Pengaman Instalasi Listrik

1. Sekring

Pada umumnya, sekring biasa digunakan untuk pengaman instalasi listrik rumahan yang biasanya rangkaiannya secara seri pada suatu PHB atau Panel Hubung Bagi. Tetapi zaman sekarang, penggunaan sekring sudah jarang karena sekring diangap tidak efektif.
Sekring hanya bisa sekali pakai, ketika sekring rusak atau putus, maka sekring sudah tidak bisa lagi digunakan kembali. Saat ini eksistensi sekring tergantikan dengan adanya MCB.

2. Miniature Circuit Breaker (MCB)

Adalah merupakan bentuk mininya breaker. Sebutan mini ini diberikan karena arus yang bisa diputus oleh MCB hanya mencapai 2A, 4A, 10A dan 32A saja.
MCB ada 2 jenis, yang pertama MCB 1 fasa yaitu MCB yang biasanya digunakan untuk pengaman instalasi listrik rumahan. Yang kedua MCB 3 fasa, merupakan MCB yang biasa digunakan untuk pengaman rangkaian beban dan membutuhkan sumber 3 fasa.
Kerja MCB adalah sebagai pemutus arus listrik saat terjadi hubungan singkat atau biasa disebut korsleting, dan juga karena adanya beban yang berlebih.

3. Modular Case Circuit Breaker (MCCB)

Prinsip kerjanya hampir sama dengan MCB. Breaker, atau yang lebih populer disebut perusak, bisa juga penghancur, di dunia listrik mempunyai fungsi sebagai alat pemutus tegangan dan arus listrik jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan rangkaian listrik.
Misalnya saja hubungan singkat atau beban berlebih. MCCB bisa ditemui di panel terutama di sebuah tempat yang butuh arus yang cukup tinggi, misalnya saja di sekolah, pabrik, pusat perbelanjaan, industri dan sebagainya.
Suatu breaker bisa mencapai tegangan 100A bahkan sampai 400A untuk bisa memutus suatu arus listrik yang terdapat di suatu rangkaian listrik.

4. Thermal Overload Relay

Merupakan suatu alat pengaman instalasi listrik yang tugasnya memutus arus listrik yang sedang mengalir saat suhu suatu rangkaian naik atau meningkat. Sebelum suatu rangkaian mengeluarkan percikan a[i, maka alat ini akan terlebih dulu memutus arus yang mengalir.

5. Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB)

Alat ini digunakan untuk mengamankan terjadinya kebocoran tegangan listrik, khususnya sebagai pengaman manusia untuk menghindari bahaya kebocoran listrik. Jika semisal ada yang bocor, sebelum manusia terkena sengatan, arus listrik telah diputus ELCB terlebih dahulu.

6. Ground (Hantaran Pertanahan)

Merupakan suatu pengaman instalasi listrik jika terjadi suatu kebocoran. Arus yang bocor akan langsung dinetralkan oleh ground ke permukaan bumi, jadi arus listrik yang bocor tersebut tidak sampai menyengat manusia.
Selain itu, ground juga erta kaitannya dengan rangkaian penangkal petir. Ketika ada sambaran petir, maka ujung penangkal petir akan meneruskan ke permukaan bumi oleh ground.

7. Oil Circuit Breaker (OCB)

OCB merupakan alat pengaman yang bisa bekerja dengan bahan utamanya yang berupa minyak. Minyak tersebut bisa memadamkan busur api yang muncul. Jika ada busur api disalam minyak, minyak akan dirubah menjadi uap minyak yang kemudian bisa digunakan untuk memadamkan api.

8. Air Circuit Breaker (ACB)

ACB merupakan suatu alat pengaman instalasi listrik yang bertegangan rendah maupun tinggi yang kerjanya meredam busur api dari hubungan singkat dengan memanfaatkan tekanan udara yang ada di atmosfer bumi.

9. Sulfur Hexafluoride Circuit Breaker (SF6 CB)

SF6 CB merupakan pemutus rangkaian menggunakan gas SF6 untuk memadamkan busur api. Gas SF6 mempunyai sifat dielektrik yang bisa memadamkan busur api dengan sangat baik.

sumber : http://abi-blog.com/pengaman-instalasi-listrik/

SAKLAR - Tugas Prakarya Labu

Saklar :  pemutus dan penyambung aliran arus listrik.
Fungsi : sebagai alat pemutus dan penyambung arus listrik pada rangkaian.

Macam-macam sakelar / switch


  1. Menurut jumlah kaki / kutub-nya : SP, DP, 3P, dll.
  2. Menurut jumlah posisi tertutup : Single Trow, double Trow.
  3. Menurut jenis kontaknya : knife blade, butt contact, mercury.
  4. Menurut jumlah breaks-nya: tunggal dan ganda.
  5. Menurut metode isolasinya: air-break, oil immersed.
  6. Menurut metode operasinya: manual, magnetik, motor, lever, dial, drum, snap.
  7. Menurut kecepatan operasinya: quick break, quick make, slow break.
  8. Menurut tempatnya/ casingnya: terbuka dan tertutup.
  9. Menurut tingkat perlindungan terhadap perangkat.
  10. Menurut jenis penggunaannya: sakelar daya, sakelar kabel / wiring, sakelar kontrol, sakelar instrumental.



sumber : http://abi-blog.com/fungsi-klasifikasi-dan-jenis-sakelar-switch/

ALAT ALAT UNTUK INSTALASI LISTRIK - Tugas Prakarya Labu

PERALATAN YANG BIASA DIGUNAKAN UNTUK INSTALASI LISTRIK : 

a. Test pen : alat pengukur sederhana untuk mengetahui apakah suatu penghantar listrik (kabel atau kawat) memiliki tegangan listrik.

b. Solder : alat elektronika yang mengubah energi listrik menjadi energi panas.

c. Penggaris siku : alat untuk mengukur siku dari suatu sambungan, siku dalam ataupun siku luar.

d. Pahat : alat untuk membuat lubang pada kayu.

e. Gunting seng : alat untuk memotong seng atau semacamnya.

f. Ketam : alat untuk memperhalus permukaan kayu.

REKAYASA - Jenis dan Manfaat listrik_2_Tugas Prakarya Labu

JENIS :

1. Listrik arus Searah atau DC (Direct Current) adalah arus listrik yang arahnya tetap.
2. Listrik Arus Bolak Balik atau AC (Alternating Current) adalah arus yang besar dan arahnya selalu berubah-ubah.

Satuan SI untuk arus listrik adalah Ampere (A) 

MANFAAT : 

1. Untuk PLTA (air)
2. Untuk PLTU (uap)
3. Untuk PLTN (nuklir)
4. Untuk PLTB (batubara)
5. Untuk PLTS (surya)
6. Untuk PLTA (angin)

REKAYASA - Prinsip Kelistrikan dan Sistem Instalasi Listrik_1_Tugas Prakarya Labu

Pengertian Kelistrikan 


Kelistrikan adalah sifat benda yang muncul dari adanya muatan listrik.
terdapat 2 jenis muatan listrik :
1. muatan listrik negatif - jika benda kelebihan elektron -> bermuatan negatif 
2. muatan listrik positif - jika benda kekurangan elektron -> bermuatan positif 

Muatan listrik selalu mengalir dari titik berpotensi tinggi ke titik berpotendi rendah. Disebut sebagai arah arus listrik konvensional.

Sebenarnya muatan listrik yang bergerak di dalam konduktor bukanlah muatan listrik positif, tetapi muatan listrik negatif (elektron) serta arah aliaran elektron berlawanan dengan arah aliran muatan positif.

Wednesday, 8 May 2019

Sandal Terapi Modern (Kerajinan Limbah Keras) - Tugas Prakarya Labu

Dengan desain dan tampilan sandal yang menarik dan penuh warna yang modern, sandal terapi modern ini sangat berguna dalam meredakan sakit pada kaki seperti pegal-pegal, linu dan nyeri sendi pada kaki. Nah, yuk kita simak cara buatnya !


Alat dan  Bahan :
1. Gunting 
2. Cutter 
3. Kuas 
4. Pensil
5. Batu
6. Kardus
7. Triplek
8. Tali
9. Lem Kayu
10. Bunga Kertas
11. Lem G

Cara Pembuatan : 
1. Buat pola berbentuk sandal di kardus dan guntinglah.
2. Potong triplek membentuk persegi panjang seukuran pola        sandal tadi.
3. Tempelkan potongan triplek pada alas bagian bawah sandal dengan lem kayu.
4. Cat lah batu-batu itu dan tempelkan batu yang sudah di cat dengan lem G.
5. Kaitkan tali pada bagian depan kanan dan kiri sandal sebagai selopan nya (tempat masuk kaki).
6. Lalu pada sentuhan terakhir, tempelkan bunga kertas.
7. Sandal Terapi Modern siap digunakan dengan tampila yang trendy.

Kekurangan Kerajinan Kulit - Tugas Prakarya Labu

Kekurangan kulit Harga produk kulit asli jauh lebih mahal dibanding bahan lainnya. Warna memudar dengan mudah jika terus terpapar sinar ma...